
ISMAIL LAPIAN DIMATRA
Sebuah perjalanan hidup seorang lelaki berinisial ILD. Apakah anda siap untuk menjelajah kisah ini?
ZONA : Profil

| Nama | Ismail Lapian Dimatra |
| Panggilan | Mail, Mael, Ganteng |
| Tempat Tanggal Lahir | Madiun, 7 Juli 1995 |
| Golongan Darah | B |
| Berat Badan | 64 kg |
| Tinggi Badan | 174 cm |
Faceclaim

| Nama | Akihisa Shiono |
| Asal | Jepang |
| Tempat Tanggal Lahir | Tokyo, 3 Januari 1995 |
| Tinggi Badan | 175 cm |
| Pekerjaan | Aktor, Model |
ZONA : Biografi
Ismail Lapian Dimatra. Nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya saat ia dilahirkan pada 7 Juli 1995. Kehadirannya ini menjadikan ia sebagai penerus satu-satunya di keluarga tersebut. Diasuh sang nenek beserta kakek di sebuah rumah peninggalan turun temurun yang terletak di kota Madiun. Kedua orang tuanya yang merupakan pekerja sipil, sibuk mencari nafkah sehingga tak memiliki waktu untuk merawat dan membesarkannya.Dibesarkan hingga kakek neneknya wafat, Ismail kemudian tumbuh menjadi anak yang mandiri dan memiliki daya ingat tinggi. Tapi ia sangat ceroboh. Salah satu akibat kecerobohannya yaitu pada saat Ismail kecil, ia hendak menyantap makan malam, namun ia pergi keluar sejenak untuk membuang permen karet yang ada di mulutnya. Setelah melempar permen karet ke saluran irigasi, ia dengan ketawa renyah berjalan mundur.
ZONA : Biografi
Bukannya memperhatikan dimana ia sedang melangkah, dirinya malah sibuk mengamati derasnya air yang turun dari langit. Naas, lantai yang basah tak sengaja ia pijak mengakibatkan dirinya terpeleset dan terjatuh dengan pendaratan awal di kepala belakang. Kejadian ini hampir membuat ia terlelap dalam koma dan kepalanya mendapat belasan jahitan yang merambat panjang dari bawah hingga atas kepala, membekas hingga dirinya dewasa.Ini yang membuat ia terkadang malu untuk memangkas rambut. Selain karna tukang cukur yang selalu bertanya mengenai bekas luka itu, juga karna luka itu akan terlihat dengan jelas ketika rambutnya berpotongan pendek. Ia tidak malu dengan bekas luka tersebut. Namun beberapa orang yang tak sengaja melihat ini, merasa jijik dan ngeri. Maka dari itu selama mengenyam bangku sekolah, ia selalu memakai topi sekolah untuk menutupi meski beberapa guru kadang memarahinya. Selepas lulus sekolah dan memasuki kuliah sampai sekarang, ia selalu memanjangkan rambut hingga ke tengkuk lehernya. Menyembunyikan bagian yang tak sempurna itu.
ZONA : Biografi
Mengenai kuliah, di umur 18 tahun ia terdaftar pada jurusan Teknik Informatika. Setelah mengarungi selama 2 tahun, ia baru menyadari bakatnya dan seharusnya ia berada di jurusan DKV. Kepalang salah, ia dengan sangat berusaha meraih gelar sarjana kemudian wisuda dengan predikat sangat memuaskan.Meski kuliah dan memiliki bakat demikian, tak membuat ia berprofesi di salah satu dari kedua bidang tersebut. Saat ini ia justru menggeluti dunia bisnis. Bersama sang ayah yang kini purnawirawan, ia merintih usaha dibidang industri menengah. Bisnis pun berjalan, Ismail sibuk memasarkan produk-produk yang dibuat serta menciptakan inovasi-inovasi baru agar usahanya berkembang yang suatu saat dapat menjadi sebuah perusahaan besar.
ZONA : Trivia
Hanya rawon buatan sang nenek yang bisa menyembuhkannya dikala sakit.
Sejak kelas 1 SD, Ismail sudah bermain playstation. Harvest Moon : Back to Nature adalah game pertama yang ia mainkan. Hingga saat ini ia masih memainkan game tersebut.
Ketika sedang sendiri dan gabut, ia suka mengelus bekas luka jahitannya.
Warna hitam selalu dipilih Ismail.
Tipe wanita idamannya : memiliki senyuman yang menarik, ceria dan selalu semangat.
Luxun adalah karakter favoritnya dalam game Dynasty Warriors.
Jika memiliki milyaran uang, ia akan menghabiskannya dengan menjelajah dunia untuk mencicipi berbagai makanan dan mempelajari kultur budaya.

Terima kasih telah menjelajah bersama!
Kini anda dapat meneruskan perjalanan untuk menjelajah kisah lainnya. Semoga anda selalu sehat dimanapun berada. Selamat menjelajah!





